PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero), BUMN yang bergerak di bidang Restrukturisasi/Revitalisasi BUMN, Pengelolaan Aset dan Investasi, membuka kesempatan untuk mengisi posisi sebagai berikut:
• Group Head:
1. Risk Management
• Unit Head:
1. Compliance
2. Risk Management
3. Legal
4. Satuan Pengawas Intern
5. SDM
• Officer:
1. Compliance
2. Risk Management
3. Pengelolaan Data dan Sistem
4. Auditor
5. IT Audit
6. Administrasi Aset
7. Legal
8. Litigasi
9. Asset Management
10. SDM
11. SDM Kompensasi & Benefit
• Staff:
1. Compliance
2. Administrasi Aset
3. Legal
4. SDM
PERSYARATAN UMUM UNTUK SEMUA JABATAN :
1. Mampu mengoperasikan komputer dan aplikasinya
2. Mampu berbahasa Inggris lisan dan tulisan dengan lancar
3. Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia
4. Memiliki integritas tinggi, dedikasi, dan komitmen yang tinggi
5. Mampu bekerja mandiri maupun dalam tim
6. Memiliki inisiatif tinggi, mempunyai pengendalian diri yang baik, dan wawasan yang luas
KETENTUAN LAIN :
1. Aplikasi lamaran hanya melalui on-line (klik link registrasi on-line di bagian bawah spesifikasi jabatan). Tidak ada jalur lain yang digunakan untuk pengiriman lamaran.
2. Pelamar wajib memiliki alamat e-mail pribadi yang masih aktif untuk dapat mengikuti proses seleksi ini. Kami tidak melayani alamat e-mail yang salah input oleh pelamar.
3. Setelah mengisi formulir aplikasi dan mengirimkannya kembali secara on-line , pelamar akan mendapat konfirmasi registrasi. Konfirmasi tersebut berisi nomor registrasi yang akan digunakan selama proses seleksi. Anda tidak dapat menerima e-mail registrasi apabila alamat e-mail yang anda input salah dan atau sudah tidak aktif, sehingga anda tidak bisa log-in untuk pengumuman selanjutnya.
4. Pelamar hanya diperkenankan melakukan satu kali registrasi on-line dan hanya untuk satu posisi saja . Untuk itu pastikan Anda telah memilih Posisi Jabatan yang sesuai, serta menuliskan semua data dengan benar, sebelum menekan tombol KIRIM
5. Pelamar wajib mengisi aplikasi dengan data/informasi yang sebenar-benarnya karena data ini akan diklarifikasi dengan benar saat pelaksanaan verifikasi dokumen.
6. Masa waktu registrasi on-lin e adalah 25 Mei 2009 s/d 8 Juni 2009.
7. Aplikasi yang masuk setelah batas akhir registrasi dan atau tidak melamar secara on-line , dianggap tidak berlaku.
8. Keputusan hasil seleksi bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.
9. Pada setiap tahapan seleksi, hanya pelamar yang dinyatakan lulus masuk ke tahap seleksi berikutnya.
10. Proses rekrutmen dan seleksi ini tidak dikenakan biaya apapun.
11. Pengumuman hasil seleksi administrasi dan pelamar yang berhak mengikuti seleksi selanjutnya dapat dilihat di website www.ppm-rekrutmen.com pada Rabu, 17 Juni 2009, pukul 18.00 WIB untuk level Unit Head, Officer, dan Staff. Untuk level Group Head pengumuman hasil seleksi administrasi dapat dilihat di website www.ppm-rekrutmen.com pada Selasa, 23 Juni 2009, pukul 18.00 WIB.
PENTING UNTUK DIPERSIAPKAN :
1. Bagi Anda yang kemudian dinyatakan lolos seleksi administrasi, akan diminta hadir pada Tes Tahap I di lokasi dan waktu yang tercantum di bawah dengan membawa dokumen dan kelengkapan sebagai berikut :
a. Kartu Tanda Penduduk yang masih berlaku, asli dan fotocopy
b. Fotocopy ijazah yang sesuai dengan persyaratan pendidikan dan telah dilegalisir oleh pejabat berwenang
c. Fotocopy sertifikat keahlian lainnya yang relevan
d. Data Riwayat Hidup yang harus didownload dari website www.ppm-rekrutmen.com setelah Anda log in, data riwayat hidup yang telah diisi diserahkan dalam bentuk print out
e. Kartu Peserta Seleksi yang harus didownload dari website www.ppm-rekrutmen.com setelah Anda log in. Mohon dilengkapi dan ditempel foto, kemudian dibawa dalam bentuk print out pada setiap tahapan tes
f. Pas Foto Berwarna ukuran 4 x 6 sebanyak 2 lembar
g. Surat Pernyataan yang harus didownload dari website www.ppm-rekrutmen.com setelah Anda log in, surat pernyataan yang telah diisi dan ditandatangani di atas materai diserahkan dalam bentuk print out
h. Alat tulis
2. Seluruh berkas dimasukkan ke dalam map folio, yang sudah dituliskan nama dan nomor registrasi Anda dengan ketentuan :
a. Map hijau untuk level Unit Head
b. Map kuning untuk level Officer
c. Map biru untuk level Staff
3. Mohon mempersiapkan seluruh dokumen dengan lengkap dan benar. Jika ditemukan ketidaklengkapan dokumen dan/atau ketidaksesuaian data pada dokumen dengan berkas lamaran, Anda akan dinyatakan gugur pada Tes Tahap I
JADWAL RANGKAIAN KEGIATAN TES :
UNTUK LEVEL UNIT HEAD, OFFICER DAN STAFF :
1. Tes Tahap I : Tes Inteligensi dan Bahasa Inggris
Waktu : Sabtu, 20 Juni 2009, pukul 08.00 – 12.00 WIB
Lokasi : Gedung Bina Manajemen – PPM Manajemen
Jl. Menteng Raya No. 9, Jakarta Pusat (Seberang Tugu Tani)
Pengumuman : Sabtu, 20 Juni 2009, pukul 15.00 via website www.ppm-rekrutmen.com
2. Tes Tahap II : Tes Sikap Kerja dan Kepribadian
Waktu : Minggu, 21 Juni 2009, pukul 08.00 – 12.00 WIB
Lokasi : Gedung Bina Manajemen – PPM Manajemen
Jl. Menteng Raya No. 9, Jakarta Pusat (Seberang Tugu Tani)
Pengumuman : Senin, 22 Juni 2009 pukul 13.00 via website www.ppm-rekrutmen.com
3. Tes Tahap III : Wawancara Kompetensi
Waktu : Selasa – Rabu, 23-24 Juni 2009, pukul 08.00 – 16.00 WIB (rincian jadwal wawancara dapat dilihat pada saat mengakses pengumuman hasil Tahap II via website)
Lokasi : Gedung Bina Manajemen – PPM Manajemen
Jl. Menteng Raya No. 9, Jakarta Pusat (Seberang Tugu Tani)
Pengumuman : Kamis, 2 Juli 2009 pukul 21.00 via website www.ppm-rekrutmen.com
4. Tes Tahap IV : Wawancara User
Waktu : Ditentukan kemudian
Lokasi : PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero)
Sampoerna Strategic Square
Jl. Jend. Sudirman Kav. 45-46, Jakarta 12930
Lowongan di PT. PPA(BUMN)
Kanker Prostat, Lebih Berbahaya pada Pria Muda
Studi terbaru yang diterbitkan jurnal Cancer melaporkan, kanker prostat yang terjadi pada pria dewasa muda lebih berisiko berakibat kematian dibanding jika dialami pria yang sudah berumur (lansia).
Di zaman serba-modern dan instan ini, kasus kejadian kanker dilaporkan terus meningkat. Lingkungan dan gaya hidup yang salah kerap dituding sebagai penyebabnya. Begitupun kanker yang dulunya lazim ditemui pada orang tua, kini juga merambah kaum dewasa muda. Sebut saja kanker prostat yang banyak menyerang kaum pria usia 50 tahun ke atas, kini juga tak jarang diderita pria dewasa muda.
Bahkan, menurut laporan sebuah studi terbaru di Amerika, kanker prostat stadium lanjut yang dialami pria dewasa muda lebih berisiko kematian dibanding yang dialami pria lanjut usia.
Ahli patologi dan urologi dari University of Washington, Dr DanielW Lin, mengungkapkan bahwa kanker prostat dapat terjadi pada pria dewasa muda dan rata-rata penyakitnya terkendali. Hanya, mereka yang menderita kanker pada stadium lanjut biasanya penyakitnya lebih memburuk dibanding jika hal yang sama dialami pria lanjut usia.
"Di antara pasien kanker prostat stadium lanjut, peluang kematian pada pria muda penderita kanker ini tiga kali lebih tinggi dibanding pasien pada kelompok umur lainnya," ujar dokter yang menjabat ketua tim penulisan studi tersebut.
Kesimpulan yang dikemukakan Lin didasarkan pada analisis data dari 318.774 pria di Amerika yang terdiagnosis kanker prostat antara kurun 1988-2003. Pada kurun tersebut memang banyak ditemui pria muda Amerika yang terdiagnosis kanker prostat.
Hal ini kemungkinan disebabkan saat itu pemerintah setempat sedang giatgiatnya menggalakkan program deteksi dini (skrining) kanker. "Skrining cenderung tidak lagi berguna jika tumor dalam tubuh si pria sudah telanjur membesar," sebut Dr Otis W Brawley dari American Cancer Society.
Komentar Brawley menyiratkan keraguan akan manfaat skrining kanker prostat atau yang disebut tes PSA (prostate-specific antigen). PSA merupakan enzim yang dikeluarkan kelenjar prostat yang berfungsi untuk mengencerkan cairan ejakulasi untuk memudahkan pergerakan sperma.
Pada keadaan normal, hanya sedikit PSA yang masuk ke dalam aliran darah, tetapi bila terjadi peradangan atau kerusakan jaringan prostat, maka kadar PSA dalam darah meningkat. Selama ini, skrining PSA memang masih mengundang kontroversi mengingat sejumlah laporan yang mengungkapkan bahwa tes PSA rutin tidak cukup efektif mengurangi angka kematian akibat kanker ini.
Sesuai panduan American Cancer Society (yang juga tengah ditinjau kembali), skrining dianjurkan dilakukan kaum pria mulai usia 50, dan 45 bagi yang berisiko tinggi.
"Mereka yang berisiko tinggi adalah yang keluarganya (ayah atau saudara laki-laki) mengidap penyakit ini. Juga, pria kulit hitam yang entah karena apa cenderung lebih berisiko mengalami kanker prostat," kata Brawley.
Terkait studi yang dilakukan Lim dan timnya, spesialis patologi dan urologi dari Duke University, Dr Stephen Freedland, mengemukakan bahwa wajar saja jika didapati keganasan yang lebih buruk pada kanker prostat yang diderita pria dewasa muda, mengingat ratarata skrining PSA baru dilakukan mulai usia 50.
"Jadi, kesalahannya, ya karena diagnosis yang terlambat tadi sehingga tahu-tahu kanker sudah menyebar," ujarnya.
Sementara itu, Lim sendiri menandaskan bahwa tujuan utama studi tersebut bukan membahas skrining kanker, melainkan memberikan pembelajaran dan penyadaran tentang kanker prostat pada pria dewasa muda. Dengan demikian, pihaknya dapat sedini mungkin mengidentifikasi kasus yang berisiko tinggi sehingga dapat segera dicari jenis terapi yang paling tepat.
"Bagi para dokter, kami berpesan bahwa kanker prostat stadium lanjut yang dialami pria dewasa muda dapat sangat berbahaya sehingga perlu diterapi secara agresif dengan metode tepat," katanya.
Di seluruh dunia, kanker prostat merupakan kanker penyebab kematian pria terbesar kedua setelah kanker paru-paru. Tak kurang 254.000 kaum adam meninggal per tahunnya akibat penyakit mematikan ini. Dokter secara rutin menganjurkan tes darah PSA pada pria di atas 50 tahun, dengan keyakinan bahwa penanganan agresif pada jenis kanker apa pun jauh lebih baik ketimbang hanya menunggu tanpa melakukan pengobatan apa pun.
Akan tetapi, pada sejumlah kasus, ada pula karakter tumor yang pertumbuhannya lebih lambat dan perlu waktu bertahun-tahun untuk menjadi ganas. Perlu diketahui juga bahwa setiap pria yang memasuki usia 45 berpeluang mengalami pembesaran kelenjar prostat. Jika pembesaran terjadi secara berlebihan hingga membengkak sebesar buah jeruk, efeknya dapat menekan aliran kemih yang melalui uretra.
Kondisi inilah yang disebut BPH (benign prostatic hyperflasia) yang biasanya menimbulkan keluhan sulit berkemih. Kasus BPH diperkirakan menimpa sekitar 15 persen pria usia 40 tahunan dan 60 persen pria usia 50 tahunan. Kendati tidak mengancam jiwa, umumnya pasien perlu ditangani dengan pembedahan. Sebagai langkah pencegahan, para ahli menyarankan kaum pria untuk berolahraga teratur guna mengurangi risiko kanker prostat.(Koran SI/Koran SI/nsa)
Kurangi Garam, Cegah Darah Tinggi
Banyak cara untuk mengontrol tekanan darah. Salah satunya dengan menjaga pola makan. Menghindari konsumsi garam yang berlebihan bisa menjauhkan Anda dari hipertensi.
Gaya hidup serba-instan masyarakat perkotaan memicu timbulnya berbagai penyakit. Salah satunya adalah hipertensi atau tekanan darah tinggi (darti). Sayangnya, banyak orang yang menganggap sepele penyakit ini.Padahal hipertensi yang diabaikan akan memicu munculnya berbagai penyakit lain. Selain itu merupakan penyakit pembunuh nomor tiga setelah penyakit jantung dan pembuluh darah serta penyakit kanker.
Di Amerika Serikat ,orang meninggal setiap dua menit karena tekanan darah tinggi dan komplikasinya. Pola makan yang salah sangat berpengaruh terhadap penyakit ini.
"Saat ini terjadi perubahan gaya hidup masyarakat, khususnya berkaitan dengan konsumsi makanan," tutur Ketua Umum Yayasan Jantung Indonesia dr Dewi Joesoef.
Dewi menyebutkan, segala penyakit yang dialami seseorang terkait erat dengan pola hidupnya Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, dr Santoso Karokaro, MPH, SpJP (K), juga berpendapat sama. Menurut dia, gaya hiduplah yang menjadi faktor utama penyebab hipertensi. Misalnya pada pola makan masyarakat yang tidak seimbang.
Data World Hypertension League Brochure 2009 menyebutkan bahwa hipertensi diderita lebih dari 1,5 miliar jiwa di seluruh dunia dan garam yang berlebihan adalah faktor utama dalam meningkatkan tekanan darah.
"Hipertensi dianggap hal yang biasa karena terkait gaya hidup modern. Kegemukan, asupan garam yang tinggi, asupan alkohol adalah penyebab hipertensi yang banyak ditemukan dari tahun ke tahun," papar dokter yang berpraktik di Rumah Sakit Jantung Harapan Kita.
Secara global, menurut data Yayasan Jantung Indonesia, tujuh juta jiwa meninggal setiap tahunnya akibat tekanan darah tinggi. Angka kematian ini bisa dicegah dengan mengubah pola makan, misalnya mengurangi asupan sodium.
"Memang tidak mudah untuk melakukan perubahan gaya hidup, kecuali jika ada niat yang luar biasa. Oleh sebab itu, mengurangi asupan garam bisa dilakukan dengan perlahan," tutur Santoso pada acara yang diselenggarakan Novartis Indonesia dan Yayasan Jantung Indonesia dalam rangka memperingati Hari Hipertensi Dunia di Hotel JW Marriott Jakarta, beberapa waktu lalu.
Darti terjadi jika ada peningkatan volume darah dan penyempitan pembuluh darah yang memaksa kerja jantung untuk memompa darah dan nutrisi. Garam menyebabkan tubuh menahan air dengan tingkat melebihi ambang batas normal tubuh sehingga dapat meningkatkan volume darah dan tekanan darah tinggi. Apabila asupan garam bisa dikurangi hingga setengahnya, maka 2,5 juta jiwa di seluruh dunia akan terselamatkan dari serangan jantung dan stroke.
Meskipun sodium terkandung dalam garam, sebesar 80 persen kandungan sodium terdapat pada makanan yang diproses atau makanan kemasan. Santoso menyarankan untuk mewaspadai asupan garam yang berlebih.Hal itu disebabkan garam merupakan sumber sodium yang utama dan faktor utama penyebab meningkatnya tekanan darah atau hipertensi yang dapat berkembang menjadi penyakit-penyakit kardiovaskuler.
"Mengurangi konsumsi garam menjadi enam gram per hari dapat menurunkan risiko stroke hingga 24 persen," imbuh Santoso.
Di banyak negara, asupan garam per hari adalah sekitar 12 gram. Asupan tersebut adalah lebih dari dua kali jumlah yang dianggap perlu oleh World Health Organisation (WHO). Di Indonesia, menurut data Indonesian Society of Hypertension,asupan garam harian mencapai 15 gram yang berarti juga melebihi dua kali lipat yang direkomendasikan WHO yaitu 5 sampai 6 gram per hari. Ada tiga tahap diet rendah garam yakni terdiri atas diet ringan (konsumsi garam 3,75-7,5 gram per hari), menengah (1,25-3,75 gram per hari), dan berat (kurang dari 1,25 gram per hari).
"Mengurangi konsumsi garam bukan berarti menimbang garam yang ada dalam makanan, tetapi bisa dikontrol dengan mengurangi asupan makanannya. Misalnya banyak mengonsumsi ikan asin, maka sebaiknya dikurangi," ucap dokter yang mengambil kedokteran umum di Universitas Sumatera Utara. Mengurangi asupan garam secara nasional merupakan cara paling cepat dan murah untuk mencegah penyakit kardiovaskuler.
Dalam hal ini peran aktif masyarakat sangat diperlukan untuk menurunkan angka kematian akibat kardiovaskuler. Data World Action on Salt menyebutkan, hubungan antara garam dan tekanan darah tinggi mungkin hampir sama dengan hubungan antara merokok dan kanker.
Sumber: okezone.com
Twitter
Facebook
Friendster
Email
RSS